Tips dan Menulis Artikel yang Baik
Artikel adalah karangan pendek,
berkisar antara 300 sampai 1.000 kata, yang membahas tema tertentu yang
ditujukan untuk menyampaikan pikiran terhadap sebuah realitas, baik
berupa fakta, konsep atau pendapat tertentu.
Bagaimana cara menulis artikel dengan baik?
(Juga ada banyak pertanyaan tentang bagaimana cara menulis/ membuat
artikel di blog, cara menulis artikel ilmiah, cara menulis artikel di
koran, dll).
Hmm… sebenarnya menulis artikel
dasarnya sama (termasuk artikel yang banyak ditanyakan di atas). Satu
hal yang perlu diperhatikan dalam menulis artikel adalah JENIS artikel
apa yang ingin anda tulis. Bila anda tidak tahu jenis artikel apa yang
anda tulis, sulit diharapkan artikel anda akan berhasil menarik minat
baca karena artikel anda belum jelas formatnya.
Nah, dalam sajian hangat kali ini saya
akan bantu anda menjelaskan cara membuat semua jenis artikel berikut
saya paparkan contohnya di hadapan anda.
Daftar Isi:
- Langkah-langkah Menulis Artikel Secara Umum
- Artikel Deskripsi
- Artikel Narasi
- Artikel Eksposisi
- Artikel Argumentasi
- Artikel Persuasi
- Artikel SEO (Khusus Untuk Menulis Online)
- Dua Jenis Penulisan
Karena tulisan ini cukup panjang, anda
harus sabar membacanya. Rilekskan tubuh anda. Tarik nafas dalam dalam
lewat hidung…. keluarkan pelan-pelan lewat mulut… tarik nafas lagi…
keluarkan lagi… Yap, mari kita baca dan simak bersama☺☺☺☺☺☺☺
Langkah-langkah Menulis Artikel Secara Umum
Secara garis besar, langkah-langkah menulis artikel dapat kita bagi menjadi 5 poin penting berikut ini:
- Tentukan Tema. Tema haruslah spesifik. Semakin spesifik semakin menarik minat baca.
- Tetapkan Tujuan penulisan. Kebanyakan artikel, apalagi dalam artikel jenis deskripsi dan narasi, tidak menyatakan tujuan penulisan secara tersurat, melainkan tersirat.
- Rumuskan ide pokok atau masalah.
Biasanya perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan. Hanya saja dalam
penulisan artikel deskripsi dan narasi, rumusan masalahnya tidak
tersurat tapi tersembunyi dibalik alur tulisan (Nanti saya jelaskan
dengan contoh di bawah).
- Kembangkan tema dan pembahasan sesuai dengan jenis artikel (Penjabaran lebih lanjut saya uraikan dibawah)
- Buatlah kesimpulan. Kesimpulan bikinnya mudah. Anda bisa membuatnya dengan baik bila logika atau alur artikel anda benar.
Demikian langkah-langkah penulisan
artikel secara umum. Sedangkan langkah-langkah rincinya harus anda
sesuaikan dengan bentuk atau jenis artikel yang ingin anda tulis. Sebab
tiap bentuk atau jenis artikel memiliki cara penulisan berbeda.
Berikut ini saya akan jelaskan cara penulisan masing-masing bentuk atau jenis artikel beserta contohnya.
Artikel Deskripsi
Artikel deskripsi adalah karangan yang
bertujuan untuk menulis gambaran suatu fakta sehingga pembaca dapat
membayangkannya di dalam benak. Saya lebih suka menjulukinya sebagai artikel gambar. Sebab seratus persen artikel ini berisi gambaran keadaan, kejadian, peristiwa.
Cara Penulisan Artikel Deskripsi
- Tentukan objek, baik berupa keadaan atau konsep yang mau dideskripsikan
- Tentukan juga tujuan penulisan (tersirat).
- Tentukan rumusan ide pokok (tersirat).
- Kembangkan tulisan menjadi urut-urutan. Apakah berdasarkan urutan waktu: pagi-siang-sore; atau urutan jam 1, jam 2, jam 3; atau urutan tahun: tahun 2000, tahun 2003, tahun 2005; atau menggunakan urutan tempat: dari pinggir ke tengah; dari pangkal ke ujung; atau kita ingin memakai urutan kepentingan: dari yang paling penting, penting ke yang kurang penting.
- Tutup dengan paragraf yang menyimpulkan obyek yang dideskripsikan.
Oya,
penulis artikel deskripsi pada contoh di atas menggunakan teknik
pengembangan berdasarkan urutan tempat. Penulis menggambarkan
pengalamannya ketika rekreasi ke Pantai Pulau Datuk. Dia menggambarkan
indahnya perjalanan di pantai itu dari awal sampai akhir perjalanan
secara runut. Si penulis ingin Anda (pembaca) melihat, merasakan,
mengalami apa yang ia rasakan dan alami.
Syarat sukses membuat artikel deskripsi adalah,
pertama: makin
banyak indera yang kita libatkan makin baik karena pembaca akan dapat
merasakan, membayangkan bahkan ikut mengalami apa yang kita
deskripsikan. Dari contoh artikel di atas misalnya pada judul: Semburat
Senja… Si penulis ingin kita melihat senja.
Kedua, jangan masukkan opini atau pendapat anda kedalam
artikel. Dasar artikel deskripsi adalah MENGGAMBAR atau MELUKIS, jadi
gambar dan lukislah apa adanya,
pure alias murni mengajak pembaca untuk melihat keadaan atau realita atau pengalaman yang anda rasakan dan alami.
Artikel Narasi
Artikel jenis ini ditujukan untuk
menceritakan suatu keadaan atau situasi, baik berdasarkan urutan waktu
atau urutan kejadian. Saya lebih suka menamainya sebagai artikel cerita.
Ya, seperti cerita (novel, cerpen,
komik, dongeng, film, drama, dll), dalam artikel narasi harus ada
penokohan, seperti dalam cerita pada umumnya. Sang tokoh digambarkan
sebagai sosok yang bergulat dengan masalah dan berkonflik dengan
kehidupan. Dan ia berusaha memenangkan pergulatan tersebut. Adanya
konflik kehidupan membuat tulisan jenis ini menarik minat baca. Sebab
bila tidak ada konflik, maka sebuah narasi akan menjadi hambar.
Cara penulisan artikel narasi
- Tentukan tema.
- Tentukan tujuan (tersirat).
- Tentukan rumusan ide pokok (tersirat).
- Kembangkan tulisan dengan membuat alur cerita:
awal – tengah – akhir. Bagian awal buatlah pembukaan yang menarik;
bagian tengah gambarkan pergulatan hidup sang tokoh sampai pada puncak
konflik alias klimaks; pada bagian akhir sudahi dengan anti klimaks dan
ending.
- Setelah itu, buatlah anti klimaks sebagai penutup.
Syarat sukses menulis artikel narasi adalah pada kemampuan kita
menyajikan konflik yang dialami tokoh cerita dan bagaimana sang tokoh
menyikapi masalah itu dengan caranya sendiri. Makin hebat konflik, makin
hebat sikap sang tokoh, makin menarik artikel tersebut.
Oya, dalam menulis narasi, kita (penulis) boleh menyisipkan opini
atau pesan yang terkandung di dalam cerita. Hanya saja opini atau pesan
tersemat, tersirat, tidak tersurat. Pesan cerita menyatu di dalam alur
cerita dan tidak diumbar secara fulgar seperti artikel argumentasi.
Seperti contoh pada tulisan biografi Ir. Soekarno di atas, pesan di
dalam artikel menyiratkan: perjuangan tanpa kenal lelah meraih dan
mempertahankan kemerdekaan.
Artikel Eksposisi
Ertikel jenis ini merupakan karangan
yang bertujuan untuk menguraikan suatu topik. Dapat berupa uraian
tentang definisi, fungsi, bagian dan kegunaan suatu konsep. Dapat juga
berupa langkah, cara atau proses mengerjakan sesuatu. Saya lebih suka
menyebutnya sebagai artikel pameran.
Saya sebut artikel pameran sebab ciri
khas artikel ini adalah memamerkan poin-poin, urut-urutan angka, tahap
demi tahap langkah, menjajarkan definisi, dll. Terkadang terdapat unsur
opini pribadi dalam artikel jenis ini, terkadang tidak (terutama pada
penjabaran definis ilmiah).
Cara Penulisan Artikel Eksposisi
- Tentukan tema.
- Tentukan tujuan (tersurat).
- Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
- Kembangkan tulisan sesuai tujuan. Bila karangan ditujukan untuk menjelaskan pengertian, maka kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk menguatkan definisi atau proses. Bila anda ingin menjelaskan cara, buatlah tahapan-tahapan dari awal sampai akhir secara sistematis. Bila anda ingin menjelaskan kegunaan, buatlah kegunaannya satu persatu. Dan bila karangan ditujukan untuk menjelaskan proses, maka detilkan prosesnya.
- Berikan kesimpulan
Contoh artikel ini dapat anda temukan
bertebaran di internet yang berkenaan dengan: definisi, fungsi, manfaat,
peran, atau artikel yang berisi panduan melakukan sesuatu alias How To. Jenis tulisan pada contoh ini adalah berjenis How To, yaitu cara menulis daftar pustaka dari internet.
Menurut saya (setelah berpengalaman menulis artikel sejak tahun 2009), artikel eksposisi khususnya jenis
how to adalah
artikel yang paling mudah digarap (terutama untuk menulis artikel di
blog). Sebab kita menulis hal-hal yang bersifat praktis tanpa penjabaran
tanpa analisa mendalam. Artikel yang mungkin agak susah adalah menulis
definisi ilmiah, sebab kita benar-benar harus mencari literatur yang
terpercaya untuk meyakinkan pembaca.
Artikel Argumentasi
Artikel ini berupa karangan opini
(pendapat pribadi, oranisasi atau lembaga). Penulisannya
dilatarbelakangi oleh kritik terhadap suatu pendapat, keadaan atau
kebijakan. Penulis biasanya akan memasukkan opini pribadi atau
kelompoknya kedalam tulisan secara fulgar, tentu dengan data atau fakta
yang mendukung. Sehingga pendapatnya bisa menarik dukungan dari pembaca.
Saya lebih suka menjulukinya sebagai artikel pendapat.
Cara Penulisan Artikel Argumentasi
- Tentukan masalah/ tema.
- Tentukan tujuan (tersurat).
- Tentukan rumusan masalah (tersurat).
- Kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk menguatkan pendapat sendiri dan juga dapat melemahkan pendapat orang lain (kalau ada).
- Berikan kesimpulan
Sebenarnya, beropini atau berargumen itu mudah, asal alasan kita
meyakinkan. Syarat sukses menulis artikel argumentasi adalah: Anda
benar-benar harus menguasai masalah plus BANYAK MEMBACA. Jangan sampai
kita
diketawai karena ada informasi yang janggal atau tidak logis atau salah kutip atau kadaluarsa yang kita masukkan ke dalam artikel.
Artikel Persuasi
Artikel jenis ini terkenal juga dengan
arikel motivasi. Sebab penulisannya bersifat membujuk alias persuasif.
Efeknya dapat menggerakkan pembaca untuk melakukan atau mengikuti
sesuatu dan sebaliknya meninggalkan sesuatu. Saya lebih suka
menjulukinya sebagai artikel bujukan.
Artikel ini biasanya banyak digunakan
oleh pebisnis, konsultan, agamawan, psikolog, terapis, pengambil
kebijakan dan siapa saja yang ingin menggiring khalayak untuk mau, rela,
antusias, bersemangat mengamini dan tidak menolak apa yang mereka
tawarkan.
Cara Penulisan Artikel Persuasi
- Tentukan masalah/ tema.
- Tentukan tujuan (tersurat).
- Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
- Kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk meyakinkan orang lain sehingga dapat menggerakkan pembaca untuk mengerjakan kebaikan dan menjauhi keburukan.
- Berikan kesimpulan
Contoh artikel persuasi dapat anda
lihat bertebaran di blog ini. Hampir semua artikelnya bersifat bujukan
alias persuasif.
Kita akan benar-benar sukses menulis artikel jenis ini adalah: Kita
harus mengalami, merasakan (atau sedikit mengalami/ merasakan) apa yang
kita ingin orang lain alami dan rasakan. Sehingga kita bisa bersemangat
membujuk orang untuk mengikuti pesan dalam tulisan kita. Bila kita
bersemangat, pembaca juga akan bersemangat membacanya. Dan harapan kita
mudah-mudahan mereka tergugah dan menyetujui ajakan kita. Walaupun
mereka tidak/ belum menerapkan ajakan kita, minimal mereka setuju dan
mengiyakan.
Artikel SEO
Artikel SEO adalah artikel yang ditujukan untuk mengoptimalkan pencarian kata kunci di situs search engine
seperti gooogle. Ia bukanlah suatu jenis artikel tersendiri. Ia adalah
artikel yang ditujukan khusus untuk menulis online di blog atau situs.
Jenis artikelnya sama seperti artikel yang sudah saya sebut di atas.
Artikel SEO bisa berupa deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi atau
persuasi. Hanya saja butuh pengaturan tertentu agar mesin pencari,
seperti google, mudah merayap dan menandai tema sebuah situs atau blog.
Inti dari menulis artikel SEO adalah:
menerapkan aturan mesin pencari dalam menulis artikel sehingga robot
perayap mesin itu mudah melacak dan merekomendasi tulisan kita tampil di
halaman depan hasil pencarian.