Thanks Allah
Ada beberapa hal yang Tuhan rahasiakan dari masnusia. Misalnya kelahiran, jodoh, rezeki, dan kematian. Bukan tanpa sebab Tuhan merahasiakan hal itu dari manusia. Dan bukan tanpa tujuan Tuhan merahasiakan hal itu. Dia tahu apa yang terbaik untuk manusia. Dia tahu waktu yang tepat untuk menurunkannya. Dan yakinlah semua yang Dia rencanakan untuk kita indah pada waktunya.
Sepertihalnya kelahiran. Manusia tidak tahu kapan, dimana, oleh siapa dan seperti dia akan dilahirkan. Dia telah menanda tangani kontrak dengan Tuhannya di alam ruh. Dia tidak berhak protes atas apa yang Tuhan berikan kepadanya. Dia hanya bisa melakukan hal yang terbaik dalam kurun waktu yang Tuhan berikan di masa hidupnya.
Berbicara tentang takdir manusia yang mengikat kelahiran. Tentu kita sebagai manusia sangat tahu dan paham akan hal itu. Kita tak bisa memilik kapan kita akan dilahirkan, di negera / pulau/ kota/ dan desa mana kita akan dilahirkan. Dan yang paling utama adalah oleh siapa dan dalam rupa seperti apa kita akan dilahirkan.
Bersyukurlah kita yang dilahirkan tahun 90-an sampai sekarang. Kita tak perlu merasakan gejolak perang antara Indonesia dengan negara lain yang mengancam Indonesia. Bayangkan jika kita dilahirkan di tahun 40-an, entah kita bisa hidup sampai umur sekarang ini.
Bersyukurlah kita yang lahir di Indonesia. Kenapa? tidakkah kalian lihat negara-negara Timur-Tengah sana yang sedang mempertahankan tanah kelahirannya. Atau di Afrika sana yang kelaparan. Atau Amerika/ negera yang kalian idam-idamkan, belum tentu kita mendapatkan kebahagiaan disana (Individualis). Bersyukurlah, Indonesia sangat subur. Biji yang kita buang ke tanah bisa tumbuh. Masih memengang prinsip kekeluargaan. Misal, tanpa undangpun tetangga kita datang saat berduka atau berbahagia.
Bersyukurlah kita dilahirkan oleh ayah ibu kita dalam rupa saat ini. Mungkin ada diantara kita yang kurang bersyukur kepada Tuhan karena dia menciptakan kita dalam rupa ini, dan orang tua yang seperti itu. Sesungguhnya ini adalah rupa yang terbaik untuk kita, dan mereka (Orangtua kita) adalah hal yang patut kita banggakan.
Bersyukurlah kita terlahir dalam keadaan lengkap dan sehat. Janganlah membandingkan diri kita pada orang lain yang menurut kita jauh lebih baik. Sadarlah Tuhan sangat pencemburu akan hal itu. DIA sayang padamu. Tak perlulah kita membandingkan diri dengan orang lain. Berusahalah menjadi yang terbaik, setidaknya untuk orang tuamu dan Tuhanmu. Jikalau, orang tuamu tak bisa seperti yang diharapkan. Bersabarlah, mungkin mereka ujian yang akan mengangkatmu ke level yang lebih tinggi. Tetap hormati mereka, sayangi mereka melebihi diri kita sendiri. Jadikan mereka sebagai perioritasmu, bukan cadangan kesekian.
Jodoh, Rezeki, dan Kematian akan dilanjutkan lain waktu. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Ada beberapa hal yang Tuhan rahasiakan dari masnusia. Misalnya kelahiran, jodoh, rezeki, dan kematian. Bukan tanpa sebab Tuhan merahasiakan hal itu dari manusia. Dan bukan tanpa tujuan Tuhan merahasiakan hal itu. Dia tahu apa yang terbaik untuk manusia. Dia tahu waktu yang tepat untuk menurunkannya. Dan yakinlah semua yang Dia rencanakan untuk kita indah pada waktunya.
Sepertihalnya kelahiran. Manusia tidak tahu kapan, dimana, oleh siapa dan seperti dia akan dilahirkan. Dia telah menanda tangani kontrak dengan Tuhannya di alam ruh. Dia tidak berhak protes atas apa yang Tuhan berikan kepadanya. Dia hanya bisa melakukan hal yang terbaik dalam kurun waktu yang Tuhan berikan di masa hidupnya.
Berbicara tentang takdir manusia yang mengikat kelahiran. Tentu kita sebagai manusia sangat tahu dan paham akan hal itu. Kita tak bisa memilik kapan kita akan dilahirkan, di negera / pulau/ kota/ dan desa mana kita akan dilahirkan. Dan yang paling utama adalah oleh siapa dan dalam rupa seperti apa kita akan dilahirkan.
Bersyukurlah kita yang dilahirkan tahun 90-an sampai sekarang. Kita tak perlu merasakan gejolak perang antara Indonesia dengan negara lain yang mengancam Indonesia. Bayangkan jika kita dilahirkan di tahun 40-an, entah kita bisa hidup sampai umur sekarang ini.
Bersyukurlah kita yang lahir di Indonesia. Kenapa? tidakkah kalian lihat negara-negara Timur-Tengah sana yang sedang mempertahankan tanah kelahirannya. Atau di Afrika sana yang kelaparan. Atau Amerika/ negera yang kalian idam-idamkan, belum tentu kita mendapatkan kebahagiaan disana (Individualis). Bersyukurlah, Indonesia sangat subur. Biji yang kita buang ke tanah bisa tumbuh. Masih memengang prinsip kekeluargaan. Misal, tanpa undangpun tetangga kita datang saat berduka atau berbahagia.
Bersyukurlah kita dilahirkan oleh ayah ibu kita dalam rupa saat ini. Mungkin ada diantara kita yang kurang bersyukur kepada Tuhan karena dia menciptakan kita dalam rupa ini, dan orang tua yang seperti itu. Sesungguhnya ini adalah rupa yang terbaik untuk kita, dan mereka (Orangtua kita) adalah hal yang patut kita banggakan.
Bersyukurlah kita terlahir dalam keadaan lengkap dan sehat. Janganlah membandingkan diri kita pada orang lain yang menurut kita jauh lebih baik. Sadarlah Tuhan sangat pencemburu akan hal itu. DIA sayang padamu. Tak perlulah kita membandingkan diri dengan orang lain. Berusahalah menjadi yang terbaik, setidaknya untuk orang tuamu dan Tuhanmu. Jikalau, orang tuamu tak bisa seperti yang diharapkan. Bersabarlah, mungkin mereka ujian yang akan mengangkatmu ke level yang lebih tinggi. Tetap hormati mereka, sayangi mereka melebihi diri kita sendiri. Jadikan mereka sebagai perioritasmu, bukan cadangan kesekian.
Jodoh, Rezeki, dan Kematian akan dilanjutkan lain waktu. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar